Lima Kesalahan Umum Yang Sering Dilakukan Pemula Dalam Menggunakan Twitter


twitter-fail-whale

Twitter adalah media yang sangat baik untuk berbisnis. Namun banyak orang salah kaprah dalam penggunaannya.

Banyak pebisnis yang beranggapan bahwa media sosial adalah pekerjaaan anak kecil. Salah besar bung! Jika kamu semena-mena dalam menangani akun-akun media sosialmu, maka bersiap-siaplah untuk menerima nama buruk. Kredibilitas sebuah merk sangat-sangat dipertaruhkan dalam media sosial. Berikut lima kesalahan umum (namun fatal) yang sering dilakukan para pemula ketika menggunakan Twitter. Hindari kesalahan-kesalahan ini dan kamu akan baik-baik saja.

1. Beli Followers Palsu (Bots)

Satu pertanyaan buat kalian yang suka beli bots/followers palsu: “NGAPS?”

Buat apa coba?

Jika kamu ingin produk atau jualanmu laku, mulailah cari relasi dengan orang-orang asli. Hubungi dan berbaik-baiklah dengan orang-orang yang peduli dengan produkmu.

Beli followers palsu adalah blunder yang fatal. Tidak akan ada yang mau berhubungan dengan kamu karena cepat atau lambat para followersmu yang notabene orang-orang “asli” akan mengetahui bahwa kebanyakan followersmu adalah robot. Mungkin terlintas pula di benak mereka bahwa mindsetmu adalah “angka/kuantitas” bukan “hubungan yang saling menguntungkan/kualitas”.

Daripada beli followers palsu, mending kamu investasikan danamu untuk membangun followers-followers “asli”. Adain kontes kek, atau apa kek. Semakin banyak waktu dan tenaga yang kamu investasikan, semakin besar reward yang akan kamu terima di masa depan.

2. Nge-follow, kemudian langsung Unfollow

Yes, baru dapat followers baru!

*dua hari kemudian*

Followers baru yang kemarin mana yah? Kok udah ga ada?

Menyebalkan bukan?

Ingat, yang terpenting bukan berapa banyak followers yanng kamu miliki. Dunia Twitter adalah dunia dimana kamu membuat komunitas dan menjalin “tali silaturahmi” demi masa depan yang cerah *plak*.

Sebelum nge-follow seseorang, jawab dulu pertanyaan-pertanyaan berikut ini:

  • Apakah (kira-kira) kamu akan menikmati tweet-tweet orang ini di TL mu?
  • Apakah (kira-kira) kamu akan mengklik link yang mereka bagikan?
  • Maukah kamu me-retweet tweet-tweet dari orang ini yang kamu rasa bagus?
  • Apakah konten mereka sajikan bermanfaat buatmu?

Jika jawabanmu “Ya”, sok atuh follow ajah. Jika jawabanmu “Tidak”, mungkin sebaiknya kamu nggak usah follow deh.

3. Kebanyakan Hashtag

@occcalophyufolepel8970154: “Lagi di jalan maem #bakso #daging #sapi #mahal #banget #tapi #mau #gimana #lagi #udah #terlanjur #pesan #lima #mangkok #humvt

Ketika kamu melihat sebuah tweet yang kkebanyakan hashtag, kira-kira gimana responmu?

Marah, mual, sebel, kesel, pengen muntah atau gabungan dari semuanya?

Kebanyakan hashtag dalam sebuah tweet, selain menyebabkan orang malas membaca, juga mencerminkan tingkkat keidiotan Anda. Sorry for the strong language, tapi memang penggunaan hashtag yang berlebihan itu menyebalkan sekali, apalagi kalau ID Twitternya alay. Klop sudah. Daripada nyepam dengan menggunakan hashtag yang panjang, mendingan kamu share event-event atau berita yang RT-able.

4. Kebanyakan RT

Hampir semua pengguna Twitter setuju kalo RT adalah bentuk nyata dari dukunganmu terhadap konten yang kamu sukai. RT adalah cara terbaik untuk menunjukkan kepada pembuat konten bahwa kamu peduli dengan konten mereka.

Tapi kalo kerjaanmu cuma ngeretweet terus-menerus tiada henti, bisa-bisa kamu dianggap bot. Di satu sisi, secara esensi, kamu tak punya nilai lebih dibanding konnten-konten yang kamu retweet.

Twitter itu tentang memasarkan diri sendiri. Jangan sampai konnten orang lain menenggelammkan citra dirimu.Jika sekiranya kamu tak bisa menambahkan nilai guna tammbahan pada sebuah konnten, lebih baik jangan diretweet. Cukup favorite saja.

5. Menjadi Orang Lain (Atau yang lebih parah: menjadi “telur”)

Orang-orang nge-follow suatu akun karena mereka “asli”. Karena mereka otentik. Karena mereka bukan bot.

Orang waras mana coba yang mau nge-follow bot?

Fokus pada citra dirimu. Jika kamu berhasil mengomunikasikan tujuan dan “pesan” perusahaan atau merk yang kamu pegang, niscaya orang-orang yang memiliki minat dan ketertarikan yang sama dengan bidang usahamu akan nge-follow kamu secara sukarela.

Langkah pertama menjadi pribadi yang “asli” di Twitter dimulai dari foto profil dan deskripsi. Pastikan foto profilmu sesuai dengan kepribadianmu. Oh ya, jangan pernah pakai foto default dari Twitter!!! Itu tuh, yang gambarnya telur. Kamu nggak mau dikira bot kan?

Be yourself!

Categories: Wacana IT | Tags: , , , , , , , , | Leave a comment

Post navigation

silahkan tinggalkan pesan/pertanyaan/pemesaan/saran dan kritik disini.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Nulis Sesuka Hati

Tanpa beban, tanpa kesan

Pojok Berita

..blog News For Human Living..

It's All About Vivi...

Nothing exspecially, just try to be better

BADAR BARA

The SPIRIT OF LEARNING EVERY DAY

GitaranKlasik

seputar gitar klasik

AditKus Cas Cis Cus

cas Cis Cus terus

sukses bersama didunia maya

melangkah bersama menuju hari esok yang lebih cerah

myDeden.Kom

Pemulung yang Berusaha Memanfaatkan Limbah Sebaik Mungkin

Raja Bakul

Bakul Yang Sebenarnya

Fiazku

Kecerdasan Manusia Bodoh

Mantugaul's Gaul Site

Talk Less Pics More

Cumakatakata

Just want to say something.

DWI OKTA NUGROHO

Lebih Baik Beruntung daripada Pintar

Wonderful Cinema

Short reviews on high quality films. No spoilers.

sarungbiru

Santri Ingin Berbagi

Segelas Kopi Susu

manis dan pahit kehidupan

UNTUKMU DAN AKU JUGA

just another silly blog of mine

Mlaku-mlaku Ning Suroboyo

Penyambung lidah milis Wisata Surabaya, untuk berbagi cerita wisata di surabaya dan sekitarnya, pengobat rindu di kala jauh dari kampung halaman, info bagi yang akan mengunjungi surabaya

%d bloggers like this: